Selain kurangi stres dan tangisan, ini 4 manfaat stimulasi multisensori untuk tumbuh kembang anak

Selain kurangi stres dan tangisan, ini 4 manfaat stimulasi multisensori untuk tumbuh kembang anak

Inilah 4 manfaat multisensory learning untuk tumbuh kembang anak

Parents, periode emas atau 1000 hari pertama kehidupan merupakan periode yang istimewa di mana fondasi dari kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan saraf terbentuk pada masa ini. Salah satu yang dapat merangsang tumbuh kembang di periode emas ini yaitu dengan menerapkan multisensory learning atau stimulasi multisensor pada anak. Apa itu stimulasi multisensori?

Saat ditemui dalam acara Johnson’s ‘Sentuhan Cinta’, dr. Bernie Endyarni Medise, SpA (K), MPH, Dokter Spesialis Anak & Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial mengatakan stimulasi multisensori adalah keadaan dalam satu waktu di mana anak terstimulasi panca indranya mendapatkan stimulasi.

“Stimulasi multisensori ini melibatkan semua panca indra anak, misalnya saat memandikan anak, orangtua mengajaknya berbicara kemudian indra pendengarannya terstimulasi (stimulasi auditori), kontak mata stimulasi visual, memandikan dengan air hangat disebut stimulasi taktil (raba), mengusap dengan sabun dan mencium wanginya, stimulasi penciuman dan touch,” kata dr. Bernie.

Artikel terkait: Nama bayi perempuan sansekerta yang penuh makna, lengkap dari A sampai Z

multisensory learning

Manfaat multisensory learning untuk tumbuh kembang anak

Berbagai penelitian telah membuktikan manfaat multisensory learning untuk tumbuh kembang anak. Dr. Bernie menjelaskan stimulasi multisensori akan memengaruhi pertumbuhan fisik dan emosional anak. Berikut ini manfaat stimulasi yang dipaparkan dr. Bernie.

Manfaat multisensory learning #1 Berkurangnya tangisan dan stres pada bayi

“Stimulasi multisensori seperti kegiatan mandi dan pijat bayi tadi akan membuat berkurangnya tangisan dan stres pada bayi,” kata dr. Bernie

Manfaat multisensory learning #2 Pertambahan berat badan

“Saat bayi dipijat, seperti olahraga yang mengeluarkan energi, jadi bayi cepat lapar. Kemudian ada penelitian yang menunjukkan bahwa pijat bayi akan memperbaiki penyerapan makanan,  enzimnya lebih bagus, sehingga sistem akan mengatur penyerapan dan enzimnya, akhirnya berat badannya meningkat,” papar Bernie.

#3 Terbentuknya komunikasi bayi

“Saat memijat atau memandikan bayi terjadi kontak atau percakapan antara ibu dan bayi.  Walaupun pada saat itu bayi hanya bisa tertawa, namun ia merespon komunikasi yang diberikan ibu,” ungkap dr. Bernie.

#4 Memperbaiki kuantitas dan kualitas tidur bayi

“Ini juga sudah banyak penelitiannya. Biasanya setelah bayi dipijat ia akan capek, tenang dan tertidur. Biasanya tidurnya akan lebih lama juga,” tutur dr. Bernie.

Nah, Parents itulah 4 manfaat stimulasi multisensori untuk tumbuh kembang anak. Apakah Parents sudah sering mencobanya di rumah?

Baca juga

Pijat bayi tingkatkan kekebalan tubuhnya, pelajari 5 gerakan ini di rumah!

Multisensory learning merupakan suatu keadaan dalam satu masa pertumbuhan seorang anak dimana panca indra yang ia miliki mendapatkan sebuah stimulasi. Hal tersebut juga diketahui dapat merangsang pertumbuhan seorang anak di periode emas yang dimilikinya. Periode emas sendiri merupakan 1000 hari pertama sejak sang buah hati lahir ke dunia. Untuk mengetahui secara lebih lengkap, simak apa saja manfaat stimulasi multisensori tersebut disini.

Manfaat Stimulasi Multisensori untuk Sang Buah Hati

1. Mengurangi Tangisan dan Stres pada Bayi

Stimulasi multisensori yang dilakukan pada si kecil juga diketahui dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan juga emosional mereka. Dengan manfaat tersebut tentu saja membuat stimulasi yang ada sangatlah penting untuk dilakukan. Sebagai orang tua, selayaknya Anda juga mengetahui informasi terkait hal tersebut demi pertumbuhan buah hati yang dimiliki.

tumbuh kembang anak ini multisensory learning kurangi stres dan tangisan

Salah satu manfaat dari stimulasi multisensori yang dilakukan adalah dapat mengurangi tangisan pada bayi. Misalnya dengan cara memandikan dan memijat seorang bayi akan membuat mereka memiliki tangisan yang relatif berkurang. Tak hanya itu, menurut dr. Bernie juga menyebutkan bahwa stimulasi multisensori dapat mengurangi stres yang dialami oleh sang buah hati.

2. Menambah Berat Badan Si Kecil

Manfaat lainnya dari stimulasi multisensori adalah dapat menambah berat badan si kecil. Misalnya dengan melakukan stimulasi dalam bentuk pijatan pada seorang bayi yang membuatnya cepat merasa lapar. Pijatan tersebut juga dapat membantu penyerapan asupan makanan, dan juga memperbaiki enzim yang ada. Hal tersebutlah yang pada akhirnya membuat berat badan si kecil menjadi meningkat.

ini anak multisensory learning kurangi stres dan tangisan

3. Membentuk Komunikasi dengan Bayi

Salah satu cara yang digunakan pada stimulasi multisensori adalah dengan sebuah komunikasi. Biasanya para orang tua tentu akan mengajak berbicara buah hati yang dimilikinya dalam berbagai kesempatan. Misalnya pada saat si kecil sedang dimandikan. Meskipun biasanya si kecil tidak memahami dan hanya tertawa, namun saat orang tua berbicara pada anaknya maka mereka akan memberikan respon dengan cara tersendiri.

4. Memperbaiki Kualitas dan Kuantitas Tidur Bayi

Manfaat lain dari multysensory learning adalah dapat memperbaiki kualitas dan kuantitas tidur bayi. Contohnya adalah Anda memberikan stimulasi berupa pijatan pada tubuh bayi. Setelah dipijat oleh orang tuanya tentu saja seorang bayi akan merasa lebih nyaman dan juga tenang. Dengan kondisi tubuh tersebutlah seorang bayi dapat tidur dengan lebih baik dari sebelumnya, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

tau tumbuh kembang anak multisensory learning kurangi ini stres dan tangisan

Sudah diketahui bahwa stimulasi multisensori memiliki segudang manfaat di baliknya. Mulai dari mengurangi tangisan dan stres pada bayi, menambah berat badan si kecil, dan juga dapat membentuk komunikasi pada bayi dengan orang tuanya. Tak hanya itu dengan stimulasi yang diberikan pada sang buah hati juga dapat memperbaiki kualitas dan kuantitas tidur mereka.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner